Dan yang buruk belum tentu itu buruk, pasti ada kebaikannya
Manusia adalah makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang
memiliki derajat tertinggi dibandingkan, makhluk ciptaan Tuhan yang lainnya. Dalam perpektif ketuhanan manusia menjadi
makluk yang dianggap sempurna dalam kerangka mahluk. Namun luput kita dari
sebuah esensi manusia yang berbeda dalam dimensi biologisnya.
Apa itu biologis ? Manusia sebagai makhluk biologis maksudnya manusia membutuhkan
makan, minum dan seks layaknya makhluk ciptaan tuhan
lainnya. Dan kehidupan dari sebuah kesenangan nya seperti apa yang
digambarkan dalam ayat alquran surat Al-Imron ayat 14 .
“Dijadikan terasa indah
dalam pandangan manusia cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa
perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas
dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup
di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik. (QS. Ali 'Imran: 14)
“
sebuah kesenangan dan kencederungan itu
menjadi modal dasar dalam menilai manusia dengan kecendrungan yang tertulis
diayat al imron itu sendiri. Sebuah yang dibangga-banggakan oleh manusia dapat
kita pelajari dari segi ekonomi dan politik dalam menelaah dealetika gerak
manusia yang tidak terlepas pada kecenderungan dan kebiasaan yang dibanggakan. Oleh
karena itu sebagaimana kita yang melihat kondisi ke umuman kesenangan mampu
memanfaatkan atau mencari peluang dalam pengembangan ekonominya. Dari hal yang
micro mau pun yang macro, bagaimana potensi sumber daya manusia itu dari
dijadikan komoditas ekonomi.
Dari penjabaran diatas kita mungkin bisa
mengambarkan bagaiman pontesi kesenagan manusia itu menjadi modal kita dalam
mengambil celah komoditasnya. Dan ini adalah paragraph terakhir kita tidak lagi
membahasan komoditas manusia dalam contek kesenangannya. Namun dari yang
dikeluarkan manusia yaitu kotoran yang keluar dari dalam diri manusia. Kita bisa
sadari sejenak untuk menreflesikan bagaimana apa yang keluar dari manusia itu
kotoran, seperti lah ingus, kencing , air mata, ludah , tai telinga , sampai
berak. Kita lihat lagi bagaiman note note kecil pun yang keluar kotoran manusia
menjadi komoditas dan berpotensi ekonomi.
Dan yang buruk belum tentu itu buruk, pasti
ada kebaikannya, yang baik itu belum tentu baik, pasti akan ada keburukannya.
Comments
Post a Comment