H-2 Nikah 24 July 2020


H-2 Nikah 24 July 2020
Mertua menyuruh saya untuk Silaturahmi ke kubur uwa dan orang tuanya. Pada hakikat ini saya belajar bagaimana kehidupan ini tidak terlepas dari silsilah hidupnya.  Saya pikir adat itu suatu kebiasaaan yang penindasan, ternyata ada menyelewengkan pada hal – hal teknik nya.  Ketika orang tua benar – benar ingin menyatukan manusia dalam rumah tangga ada hikayat hidup yang perlu kita ketahui lebih dari sebuah harta yang kita keluarkan, yaitu sebuah silatuhrami kubur keluarga.
Saya tak bisa mengrasional itu semua, namun pada esensi hidup itu kita tau asal usul diri kita, bukannya sebatas nikah menyatukan manusia, ada nilai hidup penyatuan hidup. Dalam masyarakat urban memang seperti hilang esensi hidup itu, penyekatan asal usul keluarga yang hilang karena mengejar dunia sama dengan diperbudak dunia yang dikemas begitu indahnya.
Perjalan di dua hari mau nikah ini, membuat saya begitu sebuah keluarga adalah  satu rangkaian hidup manusia yang tidak bisa dilepaskan dengan apa pun, keturusan dan asal-usul menjadikan manusia tau bagaimana asal bagaimana keluarganya. Dari kemampuannya dan pengetahuannya bisa jadi sebuah cita-cita luhur nya sudah ada didalam di leluhurnya.
Itu yang saya rasakan hari  ini, betapa hakikat batin ini seperti seleras dengan yang kita harapkan dari informasi tentang leluhur saya. Namun ada hilang pula di dari jiwa ku ini, sebuah keluarga embah suwarno di purwakarta plered yang belum aku mendaptkan informasi dengan luhur. Didalam tulis ini saya berjanji untuk akan menyurusi keluarga dari bapak ku, karena aku mengikuti binnya sampai anak anak ku.
Dari pembelajaran di hari jumat ini di hari min 2 akad ku, aku benar benar memahami kesebuah keeratan keluarga dengan asal usulnya dengan sebuah silaturahmi kubur kepeda yang sudah meninggal, kuburan mengambarkan sebuah rumah manusia ketika selesai diperjalanan hidup dunia. Kuburan adalah rumah kita. Tempat tinggal kita, walau jasad ini hancur namun roh tetap hidup diketurunan kita. Betapa esensi hidup begitu tinggi sekali, bagaiaman sebuah nama hidup yang tak terputus.
Dan kita hidup didunia ini adalah hasil dari orang tua kita dan leluhur leluhur kita. Walau tulisan ini seperti tak lajim, namun perlu kita pahami adalah asal usul keluarga kita.
Saya arrad prasada bin enang suprianto bin suwarno bin pulan…..

Comments

Popular posts from this blog

Frame bmx flatland murah

Orang Tua atau Ibu Bapak Kita