Siapa Kah Setan itu ?

Siapa kah setan itu ?
Bila kita melihat kondisi umum tentang pemahan kita tentang bagaimana setan itu sebenarnya siapa dia itu. Dan kami coba menjelaskan tentang dimensi setan yang terus menggoda kita dari segala penjuru kanan kiri , samping dan depan. Disini lah perlu memahami tentang godaan setan yang ada dalam diri kita, terlebih didalam pandangan aliran tertentu setan itu bisa dikeluarkan dari setan diri kita, dengan diruqiyah. Namun bila mengambil ayat alquran tentang ayat setan yang menggoda kita.
Surat Yasin ayat 60 =
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَلَمْ اَعْهَدْ اِلَيْكُمْ يٰبَنِيْۤ اٰدَمَ اَنْ لَّا تَعْبُدُوا الشَّيْطٰنَ ۚ اِنَّهٗ لَـكُمْ عَدُوٌّ مُّبِيْنٌ ۙ
a lam a'had ilaikum yaa baniii aadama al laa ta'budusy-syaithoon, innahuu lakum 'aduwwum mubiin
"Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu wahai anak cucu Adam agar kamu tidak menyembah setan? Sungguh, setan itu musuh yang nyata bagi kamu," (QS. Ya-Sin 36: Ayat 60)
Di Surat yasin 61 pun Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَقَدْ اَضَلَّ مِنْكُمْ جِبِلًّا كَثِيْرًا ۗ اَفَلَمْ تَكُوْنُوْا تَعْقِلُوْنَ
wa laqod adholla mingkum jibillang kasiiroo, a fa lam takuunuu ta'qiluun
"Dan sungguh, ia (setan itu) telah menyesatkan sebagian besar di antara kamu. Maka apakah kamu tidak mengerti?" (QS. Ya-Sin 36: Ayat 62)
Bila kita membaca makanya surat yasin ayat 60 Allah swt sudah menekan kan bahwa setan itu musuh yang nyata, arti setan benar-benar nyata, dan terus menggoda kita surat al araf ayat 14 sampai 17 pun menjelaskan bagaimana setan meminta kepada Allah swt meminta penangguhkan untuk menggoda manusia dengan segala caranya atau segala metodenya.
Bukan bermaksud menafsirkan ayat tersebut, namun agar pemahaman bisa kita pahami apa itu godaan setan, kita bagi menjadi 3 dimensi dalam manusia, pertama hewanis kedua malaikat dan dimensi setan. Disini pembahasan setan ini dikolarasikan bagaimana dimensi setan dalam diri kita yang selalu mengoda perwujudan setan itu seperti hal nafsu, dan hadist nabi memperangi yang besar itu hawanafsu, di surat yusuf ayat 53 ;
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَاۤ اُبَرِّئُ نَفْسِيْ ۚ اِنَّ النَّفْسَ لَاَ مَّا رَةٌ بِۢا لسُّوْٓءِ اِلَّا مَا رَحِمَ رَبِّيْ ۗ اِنَّ رَبِّيْ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ
wa maaa ubarri`u nafsii, innan-nafsa la`ammaarotum bis-suuu`i illaa maa rohima robbii, inna robbii ghofuurur rohiim
"Dan aku tidak (menyatakan) diriku bebas (dari kesalahan), karena sesungguhnya nafsu itu selalu mendorong kepada kejahatan, kecuali (nafsu) yang diberi rahmat oleh Tuhanku. Sesungguhnya Tuhanku Maha Pengampun, Maha Penyayang." (QS. Yusuf 12: Ayat 53) ..
Jadi bisa kita pahami bahwa setan itu adalah nafsu, dan nafsu adalah kendaraan setan menggoda kita, nafsu setan dalam diri kita itu, bila kita banyak mengikuti maunya kita sendiri, maka dari kepatuhan kepada Allah swt itu lah bisa melawan setan dalam diri kita. Tanpa kepatuhan kepada Allah swt tidak ada cara untuk melawan nafsu (setan ) diri kita.
Dari pembahasan diatas kita bisa menyimpulkan bahwa tidak ada cara melawan setan itu dengan patuh pada ilmunya Allah yakni Alquran, dengan berjihad melawan keinginan nafsu diri yang selalu mendorong kita pada perbuatan jahat. Dalam surat al fath ayat 48 ;
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ۗ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ ۗ
allaziina aamanuu wa tathma`innu quluubuhum bizikrillaah, alaa bizikrillaahi tathma`innul-quluub
"(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat ayat-ayah Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat ayat-ayat Allah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd 13: Ayat 28)


Comments

Popular posts from this blog

Frame bmx flatland murah

H-2 Nikah 24 July 2020

Orang Tua atau Ibu Bapak Kita